Indonesia and Its Diversity

Lately, Indonesia is facing a test for its citizen. Indonesian is divided to 2 general sides, one side is like pro conservative-muslim and the other is pro diversity.

Well, for me this in terrifying. Since i was born, Indonesia has been known as a plural nation and very tolerant. Though, majority of Indonesians are muslim but Indonesia doesn’t apply caliphate. But, it is highly reported that around 10% of population (i can’t make sure the exact number) want it to be applied in Indonesia.

But, there are many silent majority as well (including me) that still want Pancasila as our ideology. We can’t deny that impact of Jakarta last election was tremendous. it’s like a trial for our people how it feel devided into 2 major sides. Yet, Indonesia is still a Pancasila nation.

Yesterday was the 72th birthday of Pancasila that was Born in June 1st 1945, and was declared as Indonesia’s ideology as nation in August 18th 1945.

FYI, Indonesia consists of more than 15.000 islands and more than 300 ethnics and more than 300 local languages, imagine this diversity ?! awesome,isn’t it ?!

But then, suddenly some groups that than even never had contribution to Indonesian independent wars wants to do a kind of coup d’etat and replace our ideology. I don’t know what to say. Man, i am speechless.

As, young generation of Indonesia, obviously i feel this is wrong. I support my nation founding-father’s decision that declared  Pancasila as ideology. Don’t foget that a leader of one of biggest islam organization in Indonesia was there and he was the first  the minister of religion and he had opportunity to enforce caliphate, but he didn’t do it.

For me, if you never had part at independent fight, then you have no right to change our ideology.

Memberdayakan UMKM Indonesia Lewat Internet

Produk Domestik Bruto (GDP) Indonesia diprediksi tumbuh menjadi 5,4 milyar dollar pada 2030 oleh World Economic Forum namun penetrasi penggunan internet pada UMKM belum bisa dibilang tinggi.

Salah satu penyebabnya adalah penggiat UMKM yang belum semuanya melek teknologi, meski sudah banyak marketplace yang memperdayakan UMKM namun masih saja ada kendalanya.

Berbagai pihak termasuk pemerintah dan swasta di dalamnya melakukan langkah-langkah yang diharapkan dapat memacu pertumbuhan UMKM yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia secara keseluruhan.

Kita dapat melakukan pemberdayaan UMKM dengan membuatkan website untuk marketing atau pemasaran dan sistem pemesanan yang baik untuk arsip dan pembukuan.

Dengan sistem serta setrategi marketing melalui media digital yang baik, UMKM Indonesia memiliki peluang untuk merambah pasar ekspor karena pada umumnya komoditi UMKM Indonesia merupakan komoditi yang menarik.

Hal yang mendasar dalam web untuk UMKM dan web-web lainnya adalah hosting web yang prima serta layanan customer service 24/7 yang baik.

Salah satu penyedia layanan Web Hosting Indonesia adalah IDCloudhost yang berbasis di Bandung, Indonesia. Personally, saya sudah menggunakan layanan dari IDCloudhost sejak 5 bulan yang lalu. Layanan penggunanya pun memang terbilang sangat baik dan balasan untuk ticketing terbilang cepat.

IDCloudhost adalah penyedia Hosting Murah Indonesia yang menurut saya terbaik saat ini.

Dengan infrastruktur dan layanan yang sebenarnya sudah jauh lebih baik dibanding beberapa tahun yang lalu, seharusnya ini dapat mempermudah UMKM dalam mengembangkan usahanya.

Sebagai contoh saja UMKM yang dapat memanfaatkan media digital untuk pemasaran meski masih sederhana adalah maicih. Tentu kita masih ingat dengan boomingnya maicih beberapa tahun lalu yang menggunakan pola marketing “gentayang” dan disebarluaskan memalui akun-akun media sosialnya hingga pembeli rela antri dan mencari-cari dimana lokasi gentayangan penjual maicih di suatu kota.

Maicih

Hingga akhirnya maicih menjadi pioneer keripik singkon pedas di Indonesia dan masuk ke pasar retail dengan menggandeng perusahaan minimarket-minimarket besar Indonesia untuk pemasarannya.

Ini ada contoh betapa kuatnya perkembangan digital untuk ekonomi suatu bangsa. Tiongkok, Amerika Serikat, Inggris dan negara-negara barat lain sudah mapan dalam pemanfaatan digital dalam bidang ekonominya.

Tantang kedepan Indonesia yang sangat jelas adalah pemerataan teknologi di semua wilayah Indonesia, edukasi mengenai internet dan digitalisasi ekonomi, dan dukungan pemerintah dalam pemanfaatan internet bagi UMKM.

IDCloudhost sebagai startup yang berfokus pada layanan hosting juga memiliki peranan dalam usaha pemerintah untuk memajukan UMKM di bidang digital, dengan sumber daya dan performa hosting yang baik, IDCloudhost mampu menunjang sistem yang nantinya akan digunakan oleh UMKM Indonesia.

Untuk hal edukasi pelaku usaha UMKM, rasanya bukan masalah yang terlalu sulit bila mengedukasi pelaku UMKM yang masih berumur belia dan memiliki pendidikan yang tinggi. Masalah akan muncul bila pelaku UMKM yang ingin diajak untuk GO DIGITAL adalah yang sudah berumur dan susah untuk menerima pengetahuan baru mengenai teknologi. Inilah dimana komitmen pemerintah benar-benar diuji untuk memajukan UMKM Indonesia guna menunjang pertumbuhan ekonomi dan guna menjadi kekuatan ekonomi dunia dalam 10 atau 20 tahun nanti.

Infrastruktur sendiri sebenarnya sudah mulai terlihat digenjot oleh Presiden Jokowi sejak beliau memimpin, salah satunya adalah implementasi 4G yang dimulai sejak era Presiden Jokowi. 4G menjadi sangat vital demi kemudahan akses broadband dan menjamin kelancaran warga negara Indonesia. Selain infrastruktur, hal lain yang krusial adalah paket kebijakan ekonomi yang diharapakan pro terhadap UMKM, sehingga daya saing UMKM meningkat.

Setelah semua hal tersebut dilakukan, maka digitalisasi UMKM di Indonesia dapat dilakukan dengan lebih mudah dan perkembangan UMKM ini adalah hal yang positif bagi Indonesia. (HRR)

Why Do Car-Makers Terrified to Tesla

Hello, i am starting to write in english (Forgive for my bad grammars/typo) tonight.

So, let’s talk about automobile manufacture from U.S, Tesla.

I’ve been following Tesla (because of its Model S) since 2 or 3 years ago. i think, Tesla is revolutionized automobile industry with its Model X,Model S, and the latest Model 3. So far i know, demand of Tesla car is really high in U.S even buyer should pre-order for Model 3 for more than 12 months. Since last year until now, Tesla hasn’t been delivered a single Model 3 to customer but the demand is still high.

Tesla puts price tag Model 3 starting at 35K USD and it’s really affordable for U.S citizen. While, model S is still starting at 70K price tag seems this price doesn’t make the customers hesitate to buy those cars.

Okay, we still don’t have Model 3 on the road right now, for you guys who want to see how it is the Model S, better you check this one video below.

Video above by famous-youtuber MKBHD or Marques Brownlee. He has Model S P100D and it’s really dope, i mean look at that fancy tyres dan the color is really cool.

Weeks ago, Tesla made a new milestone to be the most precious automobile manufacturer in U.S and beat giant us automobile manufacturers such as Ford and GM, though the profit of those two giants still dwarfs Tesla’s profit but seems Tesla has better  and brighter future.

With its technologies and awarness of world’s citizens to global warming and environmrntal issues, Tesla obviously will leads the automobile Industry to green and renewable energy. Don’t forget that Tesla is working with SolarCity to provide sun-powered roof to charge Tesla-car’s battery in customer’s house or even in public space.

But, Tesla won’t be able to monopolized this car market section. There is a new competitor is approaching. It’s Faraday Future with its FF91.

I just imagine if those old and established automobile manufactures don’t make any great movement towards the future, clearly the fight in car selling is gonna be Tesla or Faraday Future.

Catatan MotoGP Argentina 2017

Catatan menarik selama MotoGP Argentina 2017. Race yang dimenangi Vinales berlangsung dini hari tadi Waktu Indonesia Barat. Rossi menjadi runner-up dan Cal Crutchlow berada di tempat ketiga. Lalu, dimana Marquez ? Marquez jatuh pada lap ketiga di T2, sama dengan Dani yang jatuh di tikungan yang sama. Berikut catatan yang gue amati selama seri Argentina.

  1. Vinales yang semakin menunjukkan sebagai kandidat juara dunia 2017. Di seri ini, Vinales tidak hanya menunjukkan skill balapnya namun juga kedewasaannya ketika membalap, terbukti ketika Marquez jatuh Vinales tetap berusaha menjaga pace dan tidak mem-push motornya melebihi batas.
  2. Marquez yang hebat di sesi FP dan QP namun tetap inkonsisten ketika race. Marquez menduga kekalahanya pada seri Qatar lalu karena salah memilih ban depan dari Hard menjadi Medium, kemudian di seri Argentina ini dia memutuskan untuk menggunakan Hard depan dan Medium belakang untuk mendukung gaya balapnya yang Hard-Breaker. Namun, ketika sudah memimpin 2+ detik Marc melakukan kesalahan dan berakhir sudah balapannya. Marquez mengakui bahwa hal tersebut ialah murni kesalahannya yang mem-push motor melebihi batas.
  3. Podium untuk Sunday-Racer. Memulai balapan dari P7 tidak membuat Rossi kesulitan untuk mecapai P2 diakhir balapan, namun bila ingin menjadi juara dunia tahun ini podium saja tidak cukup. Rossi harus menang.
  4. Kelasmen yang memaksa Marquez harus menang di Austin. Tidak mampu finish di posisi podium di Qatar dan kehilangan poin di Argentina, membuat Marquez mau tidak mau harus menang di Austin atau sampaikan selamat tinggal pada gelar.
  5. Kesialan Lorenzo, Dovi, dan Pedrosa. serta Honda. Yap, 3 rider yang kompak DNF ditambah Marquez membuat kedua tim tersebut (Honda dan Ducati) tidak mendapat poin, peluang Yamaha untuk gelar tim terbaik dan konstruktor menjadi lebih besar meski musim masih panjang.
  6. Musim masih panjang namun gelar antara Vinales,Rossi, dan Marquez.
  7. Selamat untuk poin pertama KTM !
    Meski juga diuntungkan dengan banyaknya pebalap yang DNF, Pol Espargar mampu finish di P14 dan mengamankan poin pertama untuk KTM

Mau Belajar Apa ?

Well, sebagai mahasiswa informatika, gue dituntut untuk menguasai banyak aspek seperti pemrograman, logika yang kuat untuk pemechana masalah (problem solving) dan lain-lain.

Tapi, mungkin gue ini salah satu mahasiswa yang sepertinya “murtad” dari jurusan IF (Informatika). Gue suka nulis dan merhatiin  tentang teknologi serta investasi. Funny, isn’t it ? But that’s the truth.

Mungkin dalam beberapa bulan ini hingga masa magang gue bakal ngisi waktu untuk eksplor lebih ke dunia tekno, investasi, dan dunia security biar tetep nyangkit sama kuliah gue di IF.

Oh iya, gue belakangan ini belajar mengenai security system dimana gue dituntut untuk belajar lebih jauh mengenain Pentration Testing dan itu menyenangkan sekali. Seru sih, tapi karena masih noob, kadang gue masih ninggalin kerusakan tanpa bisa memperbaiki sistem yang udh gue acak-acak tadi.

Well, kemudian soal investasi tadi bisa lihat tulisan gue di students(students.telkomuniversity.ac.id) untuk jelasnya.

Ciao.

What i’m going to write on this blog

Hej! it’s been a while, isn’t it ?

Well, kalo baca beberapa post gue belakangan ini pasti tau kalo post gue random abis. Dan yak, gue mungkin bakal bikin post yang tetep random, kadang review film, buku, atau layanan internet yang gue terima. Dan juga tetep post tentang daily activities etc.

So, what kind of blog is this ?

the answer is random personal blog.

Ciao.

MotoGP 2017, Marquez, Vinales, atau Rossi ?

Well, 13 hari lagi gelaran balap motor terakbar sejagat raya bakal dimulai Di Losail, Qatar. Dan seperti biasanya balapan akan dilangsungkan malam hari. Tahun ini ada tiga pebalap yang merebutkan tahta motogp 2017, sang juara bertahan Marc Marquez, sang legenda Valentino Rossi, dan Rookie 2015 yang tahun ini pindah ke Yamaha, Maverick Vinales. Kenapa Jorge ga masuk ke peta persaingan ? menurut gue karena Jorge pindah ke Ducati dan hasil tes Sepang dan Phillip Island lalu ga terlalu meyakinkan, sama seperti Vale ketika pindah ke Ducati tahun 2011.

Hasil Test Philip Island 2017 : Motogp.com

Menarik bahwa persaingan antara Marquez dan Vinales ini sudah terjadi sejak mereka masih bertarung di kelas pocket bike atau mini bike di Spanyol sana. Perbedaannya adalah sedari belia Marc Marquez sudah dimanageri oleh Emilio Alzamora. Hal ini memastikan bahwa Marquez selalu mendapat motor terbaik sejak kecil dan begitu pula berlanjut ketika dia memasuki kelas 125 cc, Moto2, dan menjadi juara dunia termuda di MotoGP.

Repsol Honda

Berbeda dengan Marquez, Vinales mengalami perjuangan yang lebih berat, gonta-ganti manager dan motor adalah hal yang biasa bagi Vinales hingga akhirnya dia Juara dunia di kelas Moto3 tahun 2013 dan kemudian pindah ke Moto2 tahun berikutnya. Tahun 2015 datanglah tawaran dari Suzuki untuk pindah ke MotoGP dan kahirnya tahun ini Vinales berlabuh ke Yamaha, pabrikan yang memiliki “winning bike” selain Honda.

Maverick Vinales(Tes Sepang 2017)

Sedangkan Rossi ? Well, ga usah dipertanyakan lagi apa yang mampu diperbuat Rossi. Rossi merupakan paket lengkap pebalap modern, memiliki skill tinggi, jago dalam mengembangkan motor, ambisius, dan merupakan media-darling. Tahun ini merupakan tahun ke 21 Rossi tampil di kejuaran dunia sejak 1996 dan Rossi tentu saja masih dalam peta persaingan perebutan gelar juara dunia meski sudah berumus 38 tahun tahun ini.

Jorge Lorenzo sendiri gue rasa bakal akan mengalami adaptasi yang lebih berat, karakter mesin Ducati yang berbeda dari Yamaha dan penyesuaian gaya balapnya dengan motor Desmodici GP17 membutuhkan waktu. Perlu digaris bawahi Ducati sekarang bukan Ducati era Rossi dulu, sudah tidak ada Preziosi dan datangnya Gigi Dall’igna adalah penyebabnya, gue yakin Jorge bakal dapet kemenangan seri ga kaya Vale dulu.

Back to Marquez and Vinales. Well, sejak Vinales tanda tangan kontrak dengan yamaha pertengahan musim lalu sudah terlihat bahwa Marquez memang menantikan pertarungan mereka dan sejak Valencia akhir musim lalu dan kemudian tes di Sepang serta Phillip Island memagn Vinales sudah menunjukkan potensi menjadi title contender terbesar bagi Marquez.

Pertarungan keduanya gue prediksi akan mulai menemui titik yang menentukan setelah tengah musim, setelah seri Sachsenring, Jerman. Dan siapa yang lebih konsisten meraih podium dan tentu saja siapa yang lebih sering finis di depan sang rival akan menjadi juara dunia Motogp 2017.