questioning unquestionable

what is the most basic thing we couldn’t question ?

what do you think ? is it religion ? is it your president’s order ? or perhaps your lover wish ?

we live in a world that something silly could be something important. let’s say you don’t have a relative one, could your life become easier ? i can’t give guarantee, it’s just relative.

World is full of relativeness. for me, religion is the most unquestionable thing, i live in a country that realtively command for its citizens to have a religion, it even has been ordered since our indepence. Indonesia juts recognized 6 religions, Islam as it’s majority, Chritianity (protestan and catholic), Hinduism, Budhism, and Confucius.

John Lenon, once said “Imagine there’s no heaven”, this principle made clear that living with no religions could be a better way for humanity.

But what if religions is one of human’s best way for living in a harmony ?

What i really don’t understand from human is war, why did God give human intelligence just to make world even worse.

What do you think the greatest war in modern era ? WW II, right ? And what is the greatest war in classical era ? for me, it’s crusades.

what’s the point of war ? why did it order by religions fractions ?

Crusades has great impact for humanity, if i were there i wouldn’t go for war.

then someone would shout “defend your god!”, Why does god need to be defended ?

He has everything, power to destroy world and universe, money to buy everything. and humans basically just dust in universe.

I think, if you have questions about religions or god, the best way to find your answer is by keep questioning it, then keep finding the answer you want from all religions. it’s not about the religion but about best answer that satisfy you.

Advertisements

Ah, Kuliah Informatika Cuma Mainan Komputer aja

another hard day, itu adalah last feedku di insta story hari ini.

Menjadi budak teknik tak terpikirkan olehku sebelumnya. Kuliah di bidang “exact” memang memiliki banyak tantangan, mulai dari tugas seabrek (yang kuliah di bidang lain pun juga sama) dan tuntutan untuk berpikir logis dan sistematis.

hal yang lucu bagi kami anak informatika adalah konotasi kalo anak IT cuma bisa benerin PC atau install ulang PC. Well, sebenarnya hal seperti troubleshooting PC seperti hal diatas tidak diajarkan ke kami, bahkan banyak anak informatika yang tidak jago-jago amat dalam pembenahan PC.

Well, this is silly, in most of Indonesians’ stereotype, you’re nerd and only have one skill, fixing PCs.

KULIAH KAMI LEBIH RIBET DARIPADA SEKEDAR BENERIN PC

Bagi anak IF atau IT lain yang bekerja di bidang yang sama, artinya ga murtad ke bidang lain, ngejelasin tentang istilah-istilah IT itu gampang tapi kalo semisal bekerja di bidang yang jauh kaya misalnya ke kantor pemerintahan, niscaya setereotype itu tidak akan pernah berubah.

Indonesia and Its Diversity

Lately, Indonesia is facing a test for its citizen. Indonesian is divided to 2 general sides, one side is like pro conservative-muslim and the other is pro diversity.

Well, for me this in terrifying. Since i was born, Indonesia has been known as a plural nation and very tolerant. Though, majority of Indonesians are muslim but Indonesia doesn’t apply caliphate. But, it is highly reported that around 10% of population (i can’t make sure the exact number) want it to be applied in Indonesia.

But, there are many silent majority as well (including me) that still want Pancasila as our ideology. We can’t deny that impact of Jakarta last election was tremendous. it’s like a trial for our people how it feel devided into 2 major sides. Yet, Indonesia is still a Pancasila nation.

Yesterday was the 72th birthday of Pancasila that was Born in June 1st 1945, and was declared as Indonesia’s ideology as nation in August 18th 1945.

FYI, Indonesia consists of more than 15.000 islands and more than 300 ethnics and more than 300 local languages, imagine this diversity ?! awesome,isn’t it ?!

But then, suddenly some groups that than even never had contribution to Indonesian independent wars wants to do a kind of coup d’etat and replace our ideology. I don’t know what to say. Man, i am speechless.

As, young generation of Indonesia, obviously i feel this is wrong. I support my nation founding-father’s decision that declared  Pancasila as ideology. Don’t foget that a leader of one of biggest islam organization in Indonesia was there and he was the first  the minister of religion and he had opportunity to enforce caliphate, but he didn’t do it.

For me, if you never had part at independent fight, then you have no right to change our ideology.

Kenapa Harus Kamu ?

Hei, sudah beberapa lama aku tidak menulis di sini. Lama rasanya setalah aku melakukan kejahatan kepadamu. Maaf.

Disini pengakuanku, kamu tahu dimana aku bersekolah dan apa yang aku pelajari. Kamu juga tahu aku mampu melakukannya. Aku tak akan menyebut apa kejahatanku dan siapa kamu.

Disini, hanya kita berdua yang tahun apa kejahatan yang sudah aku perbuat.

KENAPA KAMU ?

Ya, aku sadar pertanyaan ini terlintas di pikiranmu, kenapa kamu ? Apakah kamu melihat pesan yang aku tinggalkan ? dalam bahasa inggris tentunya.

aku menuntun permintaan maafmu, lucu ? Tidak!

Semua hanya omongan kosong bila aku ikhlas, kamu tidak pernah meminta maaf secara langsung dan aku menuntut kamu melakukannya. Dan dengan kemampuanku aku masih bisa melakukan hal yang sama.

20 Tahun Hidup Apa Yang Sudah Saya Raih ?

Yap, hari ini adalah hari ulang tahun saya. Hari ini saya tepat berusia dua puluh tahun. Usia yang baru, usia yang harusnya sudah bisa dikatakan sebagai seorang dewasa meski tidak dipungkiri juga bahwa saya masih muda.

Saya lahir dan dibesarkan dalam keluarga jawa, meski tidak sepenuhnya jawa namun saat saya akhirnya berkuliah di Bandung, ke-jawa-an saya malah sangat terlihat. Dari aksen dalam berbicara yang sangat “medok” hingga tata krama orang jawa saya sangatlah terlihat.

Ketika sedang menempuh pendidikan SD dulu, saya pernah bercita-cita sebagai pemadam kebakaran, pekerjaan mulia yang kala itu saya pandang sebagai pekerjaan yang keren namun kemudia ibu saya berkata, “Buat apa jadi petugas pemadam kebakaran, gajinya kecil.”

Continue reading

she’s the girl that i never had

 

Dan yap, judul post kali ini adalah bagian dari lagu jamie scott yang unbreakable. She’s the girl that i never had.

Bisa dibilang kalo gue ini cowo yang kurang beruntung dalam masalah percintaan. Faktanya, sering kali gue suka sama cewe yang udah punya anjing(re: cowo) dan gue juga sering kali berada di posisi hampir menjadi perusak hubungan orang. Continue reading

?!

Hmmm, hidup memang aneh.

Oke, pernah kan kita sebagai manusia jadi seorang secret admirer. Ada yang belum pernah ? Seorang imam Ali aja pernah ngefans ke Fatima Az-Zahra. Honestly, gue sekarang ini emang lagi ngefans sama seorang dokter, yap, wanita yang tidak beruntung itu sekarang adalah mahasiswa kedokteran, mungkin tepatnya calon dokter.

Continue reading